Selasa, 05 Oktober 2010

BAB IV ANALISIS ARUS KAS

BAB IV ANALISIS ARUS KAS
Laporan arus kas merupakan suatu laporan yang menyediakan informasi mengenai penerimaa kas dan pengeluaran kas oleh suatu entitas selama periode tertentu.
Laporan arus kas penting bagi analisis dan menyediakan informasi untuk menjawab pertanyaan pengguna laporan keuangan seperti
·Berapa banyak kas yang dihasilkan dari atau digunakan untuk operasi?
·Pengeluaran apakah yang dibayar dengan kas dari operasi?
·Bagaimana dividen dibayar saat perusahaan mengalami kerugian operasi?
·Berasal dari manakah kas untuk pembayaran utang?
·Mengapa kas lebih rendah saat laba meningkat?
AKTIVITAS LAPORAN ARUS KAS
1.Aktivitas Operasi (Operating Activities)
Aktivitas operasi merupakan aktivitas penghasil utama pendapatan perusahaan.
2.Aktivitas Investasi (Investing Activities)
Aktivitas investasi merupakan aktivitas yang berkaitan dengan perolehan dan pelepasan aktiva tetap dan investasi serta pemberian dan penagihan pinjaman kepada perusahaan lain.
3.Aktivitas Pendanaan (Financing Activities)
Aktivitas pendanaan merupakan aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi modal dan pinjaman jangka panjang perusahaan.
Pelaporan Arus kas dapat disusun dengan 2 metode
1.Metode langsung (Direct Method)
Dengan metode ini kelompok utama dari penerimaan kas kotor dan pengeluaran kas kotor diungkapkan.
2.Metode tidak langsung (Indirect method)
Metode ini diawali laba rugi bersih kemudian disesuaikan dengan unsur-unsur sebagai berikut
(a) beban-beban yang bersifat non kas
(b) laba (rugi) yang merupakan bagian dari aktivitas selain operasi
(c) perubahan dalam aktiva lancar atau utang lancar.
ANALISIS ARUS KAS
Karena kondisi perusahaan berbeda satu sama lain, sulit untuk merumuskan analisis arus kas standar. Namun demikian, terdapat beberapa kesamaan. Pertama, analisis harus menetapkan sumber dan penggunaan kas masa lauu sehingga analisis common-size atau vertical analysis dapat digunakan untuk membantu penilaian ini. Dalam mengestimasi tren, gunakan total sumber dan penggunaan kas utama selama beberapa tahun, karena angka tahunan atau kuartalan sering kali terlalu pendek untuk menghasilkan kesimpulan yang bermakna. Sebagai contoh, pendanaan untuk proyek besar sering melewati beberapa periode. Saaat mengevaluasi sumber dan penggunaan dana, analis harus berfokus pada pertanyaan-pertanyaan seperti
·Apakah penggantian aktiva didanai oleh dana internal atau eksternal?
·Dari manakah sumber pendanaan untuk ekspansi dan akuisisi bisnis?
·Apakah perusahaan bergantung pada pendanaan eksternal?
·Apakah kebutuhan dan kesempatan investasi perusahaan?
·Apakah kebijakan manajerial (seperti dividen) sangat sensitive terhadap arus kas?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar